The Habit: Bill Gate

 The Habit: Bill Gate


Bill Gates merupakan seorang yang genius, kaya, sukses dan eksentrik yang masuk ke dalam daftar seratus orang berpengaruh di abad ke-20 oleh majalah Times dan tokoh penting dalam rebolusi teknologi computer yang berkembang sampai sekarang. Nama asli dari Bill Gates Adalah William Henry Gates III, lahir di Seattle, Washington pada 28 Oktober 1955. Latar belakang keluarganya mulai dari ayahnya sebagai pengacara sukses dan ibunya sebagai guru. Sebutan manusia supergenius karena mampu menciptakan gagasan yang memiliki kebermanfaatan bagi manusia yaitu mikrosoft yang saat ini setiap manusia bertergantung dengan computer untuk melakukan pekerjaannya.

A.     Keistimewaan dan Pencapaian Bill Gate

1.      Menginjak usia 9 tahun, Bill Gate sudah tamat membaca Ensiklopedia World  Book dari A-Z.

2.      Memiliki Intelegent Quotient (IQ) 160-170 kategori very superior (cerdas).

3.      Usia 12 tahun berhasil masuk sekolah di Lakeside School, sebuah sekolah yang sangat prestisius hingga sekarang.

4.      Pendiri Microsoft Bersama Paul Allen pada tahun 1975 dan menjadi Perusahaan perngkat lunak terbesar di dunia.

5.      Menjadi orang terkaya di dunia dan miliarder muda pada usia 31 tahun setelah IPO Microsoft 1986.

B.     Kebiasaan Sehari-hari Akrit Jaswal

1.      Berpikir Sepekan dan Mengasingkan Diri

Kebiasaan mengasingkan diri untuk focus berpikir dalam sepekan ti tempat khusus dan menghasilkan ide-ide yang cemerlang. Waktu sepekan digunakan sepenuhnya untuk focus berpikir dan tidak ingin ada gangguan dari siapapun baik keluarga maupun temannya. Tetapi setelahnya Bill Gate Kembali bersosialisasi dan bermain dengan orang sekitar. Artinya Bill Gate tidak berpikir serius setiap harinya tetapi berpikir selama sepekan dan selebihnya digunakan untuk bersosialisasi.

2.      Rutinitas Sebelum Tidur

Terdapat rutinitas yang dilakukan Bill Gate sebelum tidur yaitu (1) mematikan atau menjauhkan handphone atau alat elektronik lain untuk menjaga kualitas tidur sehingga kinerja otak bisa maksimal; (2) Berjalan-jalan sebelum tidur supaya bisa menenangkan pikiran kerna sudah seharian bekerja dengan catatan jarak jalannya tidak jauh dan tidak melelahkan, hanya untuk merilekskan pikiran sehingga waktu berjalan biasanya Bill Gate mendapatkan ide-ide baru yang kreatif; (3) Bermeditasi, menenangkan dan merefleksi diri agar memperoleh keheningan dan terbebas dari semua kelelahan; (4) Merencanakan kegiatan setidaknya 3 hal untuk dilakukan esok harinya, dengan rutinitas ini tidak ada pekerjaan yang terlupakan.

3.      Hobi Membaca Saat Kecil

Keyakinan Bill Gate “membaca adalah kunci utama kesuksesan”. Hal inilah yang menjadikan rasa senang setiap membaca buku. Selain itu dengan membaca akan mendorong rasa keingintahuan lebih mengenai berbagai keilmuan.

4.      Selalu Merancang Ide untuk Masa Depan

Cara berpikir Bill Gate selalu lebih maju daripada orang lain pada umumnya. Kebiasaan merancang ide untuk jangka panjang, tidak hanya untuk hari esok, sebulan maupun tahunan, Bill Gate selalu memiliki visi jangka Panjang. Bukti keberhasilan dari perencanaannya adalah pembuatan Microsoft dimana dulunya masih belum terlihat prospeknya namun lambat laun, umat manusia sekarang memiliki ketergantungan dengan Microsoft.

5.      Segera Berbuat

Tidak menunda-nunda pekerjaan, atapupun tidak mengundurkan waktu belajar. Jika ada ide yang muncul dibenaknya, Bill Gate akan segera mengerjakan ide tersebut tanpa penundaan waktu.

6.      Meja Kerja Selalu Rapi dan Besih

Kebiasaan lainnya selalu merapikan meja kerja terlihat rapi, bersih, dan tidak acak-acakan. Keadaan meja kerja yang rapi dan bersih dapat mendorong produktivitas otak, karena space pikiran untuk membersihkan tergantikan dengan focus yang lain.

C.    Teknik Belajar

1.      Satu Jam Membaca Buku Sebelum Tidur

Rutinitas Bill Gate sebelum tidur selalu menyempatkan satu jam untuk membaca buku sampai mengantuk dan terlelap. Buku yang dibaca bertema seputar sosial dan Bill Gate meyakini kegiatan membaca  bisa meningkatkan kesehatan otak .

2.      Belajar Sebagai Bermain

Bill Gate selalu menganggap belajar adalah bermain sehingga selalu enjoy dan tidak pernah merasa adanya beban dan bosan meskipun sudah berjam-jam. Menjadikan belajar sebagai bentuk permainan akan memudahkan otak untuk menyerap semua pengetahuan yang dipelajarinya. Apapun yang dipelajari dengan mudah akan tersimpan dalam memori otak dan mudah pemahamannya. Selain itu, Bill Gate juga menganggap bahwa bekerja juga merupakan bentuk sebuah permainan sehingga dirinya sama sekali tidak pernah merasa bekerja tetapi bermain.

3.      Target 100 Makalah dalam Setahun

Setiap membaca ada target yang harus dipenuhi oleh Bill Gate. Ia menentukan target 100 makalah yang harus dikuasai dan dipelajari selama setahun. Oleh karena itu selama 10 tahun sudah ada 1000 makalah yang sudah dikuasai oleh Bill Gate, hal inilah yang membuat julukan sebagai seseorang yang supergenius karena dalam otaknya terdapat memori ilmu dan pengatahuan yang sangat banyak.

4.      Berkumpul dengan Orang-Orang Genius

Cara belajar selanjutnya adalah dengan berkumpul dengan orang-orang genius atau orang besar karena dengan cara itu Bill Gate dapat menerima banyak inspirasi. Melalui interaksi itu, ia dapat membaca kode, kemudian menulisnya dalam bentuk pemahaman sendiri dan meminta orang lain memerika kode itu, sehingga harus berada di lingkaran orang yang luar biasa dan mereka akan mengoreksi dan memberitahu apa saja yang perlu diperbaiki.

5.      Belajar dari Kritik Orang Lain

Selalu menerima kritik dan saran dari siapapun meskipun yang mengkritik tidak lebih cerdas darinya. Bill Gate tidak pernah antikritik, karena dengan kritikan dirinya banyak belajar mengenai kekurangannya. Menurutnya “salah satu sumber belajar yang berharga adalah adanya konsumen yang tidak bahagua terhadap produk kita”.

Penelitian lain terkait keberhasilah Bill Gate dalam membangun industry Microsoft, didasari oleh budaya Amerika yaitu kompetisi, demokrasi, frontier, kebebasan, bekerja keras, menuntut ilmu pengetahuan, pencapaian prestasi, sikap hidup yang aktif, inovatif, dan originalitas. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan keberhasilan dan kesuksesan Bill Gate.

Reference:

Astani, Franz S. Keberhasilan Bill Gates dan Industri Microsoft Berdasarkan Strategi Bisnisnya. Tesis. Depok: Perpustakaan Universitas Indonesia. http://lib.ui.ac.id/opac/ui/detail.jsp?id=70786&lokasi=lokal

Saputra, Charles. (2015). The Habit: Kebiasaan Sehari-hari dan Cara Belajar Orang-Orang Genius di Dunia. Yogyakarta: Diva Press

Komentar